CVD (Cumulative Volume Delta) melacak pembelian agresif dikurangi penjualan agresif, dijumlahkan seiring waktu. Ia mengungkap siapa yang benar-benar memegang kendali di balik harga. Emasnya ada di divergensi: saat harga dan CVD tidak sejalan, ada sesuatu yang tersembunyi sedang terjadi.
Ketuk untuk menggali lebih dalam ↓
Apa yang sebenarnya diukur CVD
Setiap transaksi entah pembelian agresif (mengangkat offer) atau penjualan agresif (memukul bid). Delta = beli − jual; CVD sekadar mengakumulasi total berjalan itu. CVD naik = pembeli adalah pihak yang agresif; CVD turun = penjual yang agresif. Ia menunjukkan niat, bukan sekadar harga.
Divergensi yang penting
- Harga ↑ tapi CVD ↓ — reli yang diam-diam sedang dijual. Peringatan bearish.
- Harga ↓ tapi CVD ↑ — penurunan yang diam-diam sedang dibeli. Salah satu petunjuk pembalikan terkuat.
CVD saat liquidity sweep
CVD adalah cara kamu memisahkan sweep yang asli dari yang gagal. Pada sweep sungguhan, setelah sodokannya menyambar stop, CVD melonjak ke arah pembalikan — agresi nyata mulai masuk. Kalau CVD terus berdarah searah dengan harga, "pembalikan" itu tidak punya pembeli di belakangnya dan kemungkinan besar gagal.
Cek cepat — harga membuat low baru tapi CVD naik. Apa yang diisyaratkannya?
Intinya
- CVD = beli agresif − jual, diakumulasi — ia menunjukkan niat di balik harga.
- Harga naik + CVD turun = jual tersembunyi; harga turun + CVD naik = beli tersembunyi.
- Saat sweep, lonjakan CVD mengonfirmasi pembalikan yang asli.
Pertanyaan umum
Apa itu CVD (Cumulative Volume Delta)?
CVD melacak pembelian agresif dikurangi penjualan agresif, diakumulasi seiring waktu. Pembelian agresif mengangkat offer dan penjualan agresif memukul bid; delta adalah selisihnya dan CVD adalah total berjalannya. Ia mengungkap sisi mana yang memegang kendali di balik harga.
Apa arti divergensi CVD?
Divergensi adalah saat harga dan CVD tidak sejalan. Harga naik sementara CVD turun menandakan reli yang diam-diam sedang dijual (bearish); harga turun sementara CVD naik menandakan penurunan yang diam-diam sedang diakumulasi (bullish). Divergensi ini termasuk petunjuk pembalikan order flow yang terkuat.
Bagaimana CVD dipakai dengan liquidity sweep?
Setelah sweep menyodok menembus sebuah level dan menyambar stop, pembalikan yang asli menampilkan lonjakan tajam CVD ke arah yang baru — agresi nyata mulai masuk. Kalau CVD terus bergerak searah dengan harga, pembalikan itu kekurangan pembeli dan kemungkinan besar gagal.
Apakah CVD sinyal beli atau jual yang berdiri sendiri?
Bukan. CVD adalah alat konteks dan konfirmasi, bukan sinyal yang berdiri sendiri. Ia paling ampuh saat divergensi atau lonjakannya sejalan dengan faktor lain seperti level penting, order block, atau liquidity sweep.