Loss aversion adalah bias kognitif di mana rasa sakit akibat kerugian terasa jauh lebih kuat daripada kesenangan dari keuntungan yang setara — berbagai studi memperkirakannya sekitar 2,25 kali lipat. Dalam trading, bias ini membuat orang menahan posisi rugi terlalu lama (menghindari sakitnya merealisasikan kerugian) dan menutup posisi untung terlalu cepat, yang justru kebalikan dari yang seharusnya.
Istilah ini termasuk dalam Psikologi pasar. Lihat bagaimana ia masuk ke gambaran besar di Psikologi, bagian dari kursus gratis DEGEN ACADEMY — atau lihat langsung cara kerjanya di terminal live.
Pertanyaan umum
Apa itu Loss aversion?
Loss aversion adalah bias kognitif di mana rasa sakit akibat kerugian terasa jauh lebih kuat daripada kesenangan dari keuntungan yang setara — berbagai studi memperkirakannya sekitar 2,25 kali lipat. Dalam trading, bias ini membuat orang menahan posisi rugi terlalu lama (menghindari sakitnya merealisasikan kerugian) dan menutup posisi untung terlalu cepat, yang justru kebalikan dari yang seharusnya.